MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten Majalengka mempercepat perbaikan jalan sepanjang 117 kilometer yang tersebar di 30 titik menjelang Lebaran 2026. Langkah ini diambil agar sebagian besar pekerjaan dapat rampung sebelum arus mudik berlangsung, sehingga masyarakat dapat menikmati kondisi jalan yang lebih baik saat melakukan perjalanan.
Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan bahwa pemerintah daerah menargetkan mayoritas pekerjaan perbaikan selesai sebelum Hari Raya Idulfitri. Hal ini penting untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, terutama saat aktivitas mudik dan silaturahmi meningkat. “Kita kejar sebelum Lebaran. Harapannya masyarakat bisa menikmati jalan yang lebih baik saat mudik dan bersilaturahmi. Kalau pun ada yang belum selesai, sisanya akan dilanjutkan setelah Lebaran,” ujar Eman pada Jumat (6/3/2026).
Pendanaan dan Skema Percepatan Proyek
Program perbaikan jalan ini didukung anggaran sebesar Rp143 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Majalengka. Dana tersebut dialokasikan untuk menangani berbagai kondisi kerusakan jalan, mulai dari perbaikan ringan hingga peningkatan struktur jalan di sejumlah ruas strategis yang menghubungkan antarwilayah.
Menurut Eman, percepatan proyek dilakukan melalui skema pengadaan langsung agar proses administrasi dan pelaksanaan pekerjaan dapat berlangsung lebih cepat dibandingkan mekanisme lelang biasa. Dengan cara ini, diharapkan pengerjaan di lapangan bisa segera dimulai tanpa harus menunggu proses tender yang panjang.
Kualitas Pekerjaan Harus Dijaga
Meski dikerjakan dalam waktu yang relatif singkat, pemerintah daerah menegaskan bahwa kualitas pekerjaan tidak boleh diabaikan. Eman mengingatkan bahwa proyek perbaikan jalan harus dilaksanakan secara profesional, mengingat anggaran yang digunakan adalah dana publik. “Kualitasnya harus bagus. Tidak boleh ada praktik diperjualbelikan atau main tangan. Ini uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh kontraktor dan penyedia jasa konstruksi yang terlibat dalam proyek tersebut untuk menjaga standar mutu pekerjaan. Menurutnya, jalan yang diperbaiki harus memiliki daya tahan yang baik sehingga tidak cepat mengalami kerusakan kembali setelah digunakan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah juga menyiapkan mekanisme pengawasan yang lebih ketat selama proses pembangunan berlangsung.
Pengawasan Ketat untuk Hasil yang Optimal
Dinas teknis terkait diminta untuk melakukan pemantauan langsung di lapangan guna memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai target dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. “Kita tidak ingin hanya mengejar kecepatan, tetapi mutunya buruk. Lebih baik terukur, tetapi hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelas Eman.
Perbaikan jalan ini diharapkan tidak hanya memperlancar arus lalu lintas saat Lebaran, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Majalengka. Dengan infrastruktur yang lebih baik, diharapkan kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat juga dapat meningkat, menciptakan konektivitas yang lebih baik antarwilayah.
Kesimpulan
Pemerintah Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk memperbaiki jalan menjelang Lebaran demi kenyamanan masyarakat saat mudik. Dengan alokasi anggaran yang tepat dan pengawasan yang ketat, diharapkan proyek ini dapat memberikan hasil yang optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat.



