Site icon Vigli.org

Great Eastern Life Catat Premi Rp377,45 Miliar, Tumbuh 67,6%

Great Eastern Life Catat Pertumbuhan Premi Asuransi di Indonesia

Great Eastern Life Catat Premi Rp377,45 Miliar, Tumbuh 67,6%

Jakarta, Bisnis.com — PT Great Eastern Life Indonesia melaporkan pencapaian premi bruto sebesar Rp377,45 miliar per Januari 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sebesar 67,6% dibandingkan tahun sebelumnya (year on year/Yoy). Roy Hendrata, Direktur Pemasaran Great Eastern Life Indonesia, menyatakan bahwa produk tradisional dwi guna menjadi salah satu kontributor utama bagi pendapatan premi perusahaan.

“Produk ini menarik perhatian konsumen karena menawarkan kombinasi antara perlindungan dan kepastian manfaat finansial, yang memberikan rasa aman bagi nasabah dalam merencanakan keuangan jangka menengah hingga panjang,” ungkap Roy dalam sebuah wawancara dengan Bisnis pada Selasa (10/3/2026).

Mengapa Pertumbuhan Ini Penting?

Roy menambahkan, produk dengan manfaat yang jelas dan terukur seperti ini menjadi pilihan utama bagi banyak nasabah di tengah fluktuasi pasar yang dinamis. Great Eastern Life Indonesia berupaya mempertahankan pertumbuhan pendapatan premi pada tahun 2026 melalui tiga pilar distribusi utama.

“Ketiga pilar ini didukung oleh berbagai inisiatif internal perusahaan untuk memperkuat program, orang, produk, dan proses dalam operasional bisnis kami,” jelas Roy.

Dampak Terhadap Industri Asuransi

Di sisi lain, Roy juga mengungkapkan bahwa total klaim yang dibayarkan oleh perusahaan pada Januari 2026 mencapai Rp136,66 miliar, meningkat sebesar 31,5% YoY. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa total nilai premi asuransi jiwa pada bulan yang sama berada di angka Rp17,97 triliun, mengalami penurunan sebesar 6,15% dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu, RBC (Risk-Based Capital) asuransi jiwa mencatat angka sebesar 478,06%. Menurut Roy, kontraksi premi di industri asuransi jiwa ini berkaitan erat dengan penurunan daya beli masyarakat serta volatilitas pasar yang memengaruhi keputusan perencanaan keuangan jangka panjang.

“Dalam konteks makroekonomi dan perilaku konsumen saat ini, penurunan 6,15% sebenarnya tergolong dangkal, karena semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya perlindungan finansial di tengah ketidakpastian ini,” ungkap Roy.

Kesimpulan

Pencapaian premi PT Great Eastern Life Indonesia yang melonjak signifikan menjadi Rp377,45 miliar menunjukkan bahwa produk dengan manfaat yang jelas masih diminati. Dengan strategi distribusi yang terencana dan fokus pada kebutuhan nasabah, perusahaan ini menunjukkan komitmen kuat untuk terus tumbuh meskipun di tengah tantangan ekonomi yang ada. Hal ini menjadi sinyal positif bagi industri asuransi jiwa di Indonesia, memberikan harapan akan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan finansial.

Exit mobile version